Mengkonsumsi Soda Setiap Hari akan meningkatkan Risiko Stroke


Mengkonsumsi Soda Setiap Hari akan meningkatkan Risiko Stroke

Mengkonsumsi soda dengan kandungan gula manis, memiliki hubungan erat dengan penyakit stroke.

Pakar medis sendiri percaya, jika kemungkinan besar penyakit yang muncul akibat mengkonsumsi soda setiap hari adalah kardiovaskular, dan jenis stroke lain seperti stroke iskemik.

Hal ini sendiri di picu dari kebiasaan buruk mengkonsumsi gula berlebih, sehingga memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes, yang merupakan faktor risiko utama penyakit stoke.

Bahkan pakar medis juga mengatakan, jika seseorang mengkonsumsi lebih dari 2 minuman manis setiap hari, akan menimbulkan kemungkinan terkena penyakit stroke akibat gumpalan darah. Serta ada hampir 16% lebih mungkin meninggal akibat mengkonsumsi soda setiap hari.

Selain karena mengkonsumsi soda mengandung gula setiap hari, faktor lain yang menyebabkan seseorang terkena stroke adalah usia, asupan kalori, jenis kelamin, kualitas diet, aktivitas fisik, adanya faktor resiko genetik, serta penyakit alzheimer.

Selain menimbulkan bahaya seperti stroke, ternyata efek samping dari minuman yang ditambahkan gula, mampu meningkatkan kemungkinan resiko peningkatan berat badan, diabetes, hipertensi, hiperlipidemia, asam urat, dan juga penghambat pembuluh darah.

Adapun hubungan antara soda dan faktor risiko kardiometabilok, sebenarnya belum di teliti secara mendalam. Namun, penyakit stoke sendiri memiliki keterkaitan yang signifikan dengan kandungan gula berlebih pada minuman bersoda.

Seperti Soda Diet atau Diet Coke misalnya, walaupun tertulis “tidak mengandung gula”, namun tetap saja, minuman ini tetap saja berbahaya jika dikonsumsi secara berlebih.

Hal ini sebenarnya tidak dibenarkan secara medis. Sebab, dari sebuah penelitian yang dilakukan, diet soda atau soda rendah kalori tetap saja memiliki campuran gula didalamnya. Dan jika di konsumsi secara berlebih, tentunya memiliki efek buruk yang sama seperti soda manis.

Bahkan, mereka yang melakukan diet soda juga mengakui, bahwa cara yang mereka lakukan adalah untuk mengurangi asupan kalori didalam tubuh.

Padahal, hal yang dilakukan ini merupakan hal yang keliru. Sebab, jika kalian ingin mengurangi kadar kalori didalam tubuh, kalian bisa mengkonsumsi banyak air putih secara rutin.

Selain mengurangi kadar kalori didalam tubuh, air putih juga mampu mengurangi kadang rancun, serta menjadikan nya sebagai detox alami didalam tubuh.

Seperti yang di kemukakan oleh The american Heart Association, yang mana mereka mengatakan bahwa minuman rendah kalori tidak mempengaruhi pengurangan resiko penyakit jantung, dan mengurangi resiko terkena stroke.

Tracy Parker, ahli diet senior dari British Heart Foundation juga mengatakan, “Kita semua sudah mengetahui, bahwa minuman manis tidak hanya buruk bagi gigi kita, tetapi kelebihan kalori dapat membuat kita bertambah berat badan, meningkatkan risiko menderita serangan jantung atau stroke.”

Berdasarkan alasan tersbut, Tracy juga mengatakan “ganti minuman manismu dengan air putih, dan tubuhmu akan berterima kasih”.

Untuk itu, para wanita dan pria yang mungkin masih menjalani diet soda rendah kalori, sangat disarankan untuk berhenti melakukan kebiasaan tersebut, dan mulai mengganti minuman bersoda tadi dengan banyak mengkonsumsi air putih.

Sebab, dengan mengkonsumsi air putih, kalian bisa mendapatkan manfaat yang baik, dan terhindar dari penyakit lain.

 

Source :

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3325840/ – Soda consumption and the risk of stroke in men and women

https://rare.us/rare-life/food-and-drink/diet-coke-increases-risk-of-stroke/ – Study Shows Drinking Diet Coke Daily Increases Your Risk of Stroke and Heart Attack

https://www.thesun.co.uk/news/8425260/diet-coke-stroke-heart-attack-dying-young/ – Drinking Diet Coke everyday ‘increases risk of dying young from stroke and heart attack’


Like it? Share with your friends!