Artikel Kesehatan

Berat Badan Turun Drastis Secara Tiba-Tiba? Cek Kondisi Kesehatan Anda !

berat badan turun drastis dan tiba-tibaIstilah ‘berat badan turun’ tidak selamanya bermakna positif. Jika berat badan turun dikarenakan ada proses di belakangnya, seperti melakukan diet ataupun olahraga, maka hal tersebut sangatlah wajar dan normal.

Namun apabila berat badan anda turun drastis secara tiba-tiba tanpa ada proses sebelumnya seperti menjalankan program diet atau berolahraga rutin, maka hal tersebut patut anda waspadai.

Ini bisa saja terkait dengan kondisi-kondisi tertentu yang sedang anda alami. Apa saja itu?

Berat Badan Turun Drastis dan Gejala Penyakit Tertentu

1. Depresi
Depresi dapat menyebabkan penurunan berat badan secara tidak langsung, dan hal ini sulit untuk dijelaskan secara gamblang. Namun biasanya, orang yang sedang depresi sering mengalami kesulitan untuk tidur, makan, ataupun aktivitas-aktivitas rutin lainnya. Banyaknya pikiran akibat depresi bisa mengurangi nafsu makan seseorang. Untuk masalah yang terkait dengan depresi, sebaiknya konsultasikan dengan yang ahli.

2. Hipertiroidisme
Tiroid yang sangat aktif bisa menghasilkan tiroksin yang berlebihan. Hal ini bisa meningkatkan metabolisme tubuh secara dramatis, yang pada akhirnya akan membuat berat badan jadi turun drastis, tubuh mudah berkeringat, dan jadi lebih mudah tersinggung. Untuk mengatasi hal ini, terdapat obat anti-tiroid yang bisa membantu menurunkan laju produksi dari hormon tiroid. Namun demikian, diagnosis dan pengobatannya harus dilakukan secara tepat.

3. Diabetes
Sebagian besar orang sering mengaitkan penyakit diabetes dengan obesitas dan kelebihan berat badan. Padahal hal tersebut adalah sebaliknya, di mana setelah diteliti, penurunan berat badan merupakan tanda-tanda awal terjadinya diabetes. Ini dikarenakan meningkatnya kadar glukosa dan frekuensi buang air kecil yang menyebabkan penyusutan massa otot. Pendeteksian dini dan obat pengontrol kadar insulin merupakan solusi yang baik untuk mengatasi penyakit ini.

4. Penyakit Celiac
Sebagian besar orang tidak toleran terhadap gluten. Gluten adalah sejenis protein yang ditemukan pada bahan makanan seperti gandum atau barley. Jadi, apabila mengonsumsi gluten, tubuh akan menghasilkan reaksi kekebalan pada usus kecil.

Seiring berjalannya waktu, hal tersebut akan menyebabkan peradangan dan berpotensi merusak lapisan usus kecil yang bisa membuat kurangnya penyerapan nutrisi. Rusaknya lapisan usus kecil tersebut pada akhirnya akan menyebabkan berat badan turun dan diare. Sampai saat ini belum ada obat yang pasti untuk mengatasi penyakit Celiac.

5. Tuberkulosis
TB (Tuberkulosis) dalam kondisi serius dan kronis dapat menular dan menyebar ke udara. Jika sistem kekebalan tubuh anda lemah, maka anda berisiko terserang penyakit ini. Salah satu tanda yang bisa terlihat jika seseorang terkena penyakit tuberkulosis adalah penurunan berat badan yang sangat drastis. Pengobatan jangka panjang dan beberapa jenis obat tertentu bisa membantu menghilangkan infeksi dari penyakit ini.

6. Kanker
Penurunan berat badan yang drastis dan terjadi secara tiba-tiba merupakan salah satu gejala dari penyakit kanker. Sel-sel abnormal berkembang dengan tidak terkendali dan berpotensi merusak sel normal dari pasien kanker. Kanker dapat menyebar ke seluruh tubuh, dan penyakit ini sangat mengancam jiwa. Pendeteksian secara dini bisa meningkatkan angka kelangsungan hidup.

7. AIDS
Salah satu gejala yang sering terlihat dari pasien pengidap AIDS adalah penurunan berat badan secara drastis. Penyakit AIDS disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus), dan virus ini merusak atau memperlemah sistem kekebalan tubuh manusia. Walaupun terdapat cara untuk memperlambat laju perekembangan virus, akan tetapi penyakit AIDS belum benar-benar bisa disembuhkan.

Artikelkesehatan99.com | via Liputan 6 | image : transforminghealth.org

Tanggal Publikasi September 17, 2013
Label