Artikel Kesehatan

9 Manfaat Oatmeal Bagi Kesehatan Tubuh

oatmealBelakangan ini, banyak ahli gizi dan praktisi medis tengah mendorong pasien jantung dan diabetes untuk mengonsumsi oatmeal. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab oatmeal diketahui berkhasiat dalam membantu menjaga gula darah dan menjaga kadar kolesterol tetap normal.

Kandungan dan Manfaat Oatmeal

Selain mengandung serat yang tinggi, oatmeal juga mengandung vitamin B1, fosfor, protein, dan magnesium yang memiliki peran dalam memproduksi energi. Dengan adanya kandungan-kandungan tersebut, produk gandum ini menawarkan manfaat kesehatan yang banyak bagi tubuh. Apa saja itu? Simak ulasannya berikut ini..

1. Menurunkan kolesterol
Oatmeal kaya akan serat larut, dimana serat jenis ini mampu menghambat tubuh untuk menyerap kolesterol LDL (kolesterol jahat). Satu setengah cangkir oatmeal mengandung lebih dari 5 gram serat. Jumlah tersebut cukup untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.

2. Mengurangi risiko hipertensi
Berkat kandungan seratnya yang tinggi, oatmeal tidak hanya menyehatkan jantung, namun juga dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi. Wanita menopause yang cenderung berisiko mengalami hipertensi disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 6 porsi oatmeal setiap minggunya. Penelitian menunjukkan bahwa pria bisa mengurangi risiko gagal jantung apabila mereka mengonsumsi semangkuk sereaal oatmeal atau gandum setiap harinya.

3. Membantu melawan radikal bebas
Oatmeal mengandung antioksidan jenis tertentu yang bernama avenanthramide. Antioksidan tersebut dapat melawan radikal bebas yang menyerang kolesterol baik (HDL). Selain itu, senyawa ini juga dapat melindungi kolesterol LDL (jahat) dari proses oksidasi sehingga risiko penyakit kardiovaskular bisa diperkecil.

4. Mencegah kanker payudara
Penelitian menunjukkan jika wanita yang mengonsumsi serat dalam jumlah tinggi memiliki risiko yang lebih kecil untuk terkena kanker payudara, terutama jika seratnya berasal dari gandum. Serat tidak larut dalam serelia utuh dapat menurunkan kadar estrogen dalam tubuh dan menyerang karsinogen, sehingga mampu melindungi tubuh dari perkembangan kanker. Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa wanita pra-menopause mengalami penurunan risiko kanker payudara hingga 41 % hanya dengan mengonsumsi serat dari serelia utuh atau biji-bijian.

5. Mencegah pengerasan arteri
Avenanthramide tidak hanya membantu mencegah penyakit jantung, namun antioksidan ini juga dapat mencegah pengerasan arteri. Avenanthramide bekerja dengan menekan produksi molekul yang mampu membantu pencegahan dinding arteri dari pengerasan.

Penelitian menunjukkan jika wanita menopause yang mengonsumsi 6 porsi serelia utuh dalam seminggu dapat mengurangi risiko perkembangan aterosklerosis. Aterosklerosis merupakan suatu kondisi dimana terjadi penumpukan plak pada sepanjang lorong-lorong pembuluh darah. Hal tersebut menyebabkan lorong-lorong dari arteri semakin menyempit. Manfaat oatmeal untuk kesehatan kardiovaskular akan menjadi lebih hebat jika dikombinasikan dengan vitamin C.

6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Ada beberapa jenis serat yang disebut beta-gluten di dalam oatmeal. Serat ini dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung dan juga meningkatkan sistem imunitas. Hal ini akan membantu sel-sel kekebalan tubuh untuk mencari dan memperbaiki daerah yang terserang infeksi bakteri.

7. Mencegah perkembangan diabetes
Selain serat, oatmeal juga kaya akan magnesium yang dapat mengatur insulin dan kadar glukosa. Beberapa penelitian menemukan bahwa selama delapan tahun, wanita yang mengonsumsi makanan seperti sereal mengalami penurunan risiko sebesar 31 persen. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, anda bisa menambahkan susu rendah lemak ke dalam oatmeal. Susu rendah lemak diketahui juga mampu menurunkan risiko diabetes.

8. Mencegah obesitas
Berkat kandungan seratnya yang tinggi, oatmeal dapat membuat perut jadi terasa kenyang lebih lama. Hal tersebut tentunya juga akan mencegah anda untuk makan lebih banyak, khususnya makanan-makanan ringan yang mengandung tinggi gula. Penelitian telah menunjukkan rendahnya risiko obesitas pada anak-anak yang makan oatmeal secara rutin.

9. Bisa dikonsumsi pasien celiac
Sebagai informasi, anak-anak maupun orang dewasa yang menderita penyakit celiac umumnya tidak bisa mengonsumsi gluten. Gluten merupakan senyawa protein yang ada pada gandum. Namun demikian, penelitian menunjukkan bahwa pasien celiac dapat makan oatmeal walaupun mengandung sedikit gluten. Celiac merupakan sindrom malabsoprsi dimana usus tidak mampu menyerap nutrisi makanan.

via Kompas Health | image : thetrentonline.com

Tanggal Publikasi April 14, 2014
Label