Artikel Kesehatan

6 Kebiasaan Yang Mempercepat Proses Penuaan

penuaan | kebiasaan yang membuat cepat tuaKetika anda memikirkan faktor-faktor yang membuat diri anda nampak lebih tua dari umur sebenarnya, mungkin pikiran anda akan tertuju pada kebiasaan merokok, makan berlebihan ataupun stres berkepanjangan.

Ketiga faktor tersebut benar adanya, namun selain itu masih banyak penyebab-penyebab lainnya yang membuat proses penuaan lebih dini.

Mungkin anda tidak menyangka bahwa pola olahraga anda, kebiasaan mendengarkan musik, dan bahkan gaya memasak anda dapat mempengaruhi secara negatif kehidupan anda.

Kebiasaan Yang Mempercepat Proses Penuaan

Untungnya, anda masih dapat membuat sebuah perubahan. Baca beberapa tips berikut tentang cara melawan 6 kebiasaan yang dapat mempercepat proses penuaan :


1. Memasak makanan terlalu lama

Berpikir dua kali sebelum terus-menerus memanggang dan menggoreng makanan Anda. Makanan yang dimasak pada suhu tinggi dapat menghasilkan senyawa yang meningkatkan peradangan, yang merusak sel-sel tubuh dan meningkatkan resiko akan timbulnya penyakit, seperti kanker.

Tingkat tertinggi dari senyawa ini berada pada makanan berlemak dan daging, sedangkan tingkat terendah terdapat pada makanan kaya akan karbohidrat seperti sayuran, kata Melina Jampolis, seorang dokter spesialis gizi. Makanan-makanan ini apabila dimasak terlalu lama dapat mempercepat proses penuaan dan bisa dikaitkan dengan penyakit jantung, diabetes, dan penyakit lainnya yang biasa diderita orang yang sudah tua.

Hindari makanan siap saji (fast food), makanan olahan, daging berlemak tinggi, dan makanlah buah serta sayuran yang kaya akan antioksidan seperti jeruk dan bayam untuk mencegah pembentukan senyawa tersebut. Selain itu, masaklah makanan pada suhu yang lebih rendah dengan waktu yang lama dan kelembaban yang lebih tinggi selama memasak.


2. Berlari di tanjakan atau tangga

Berlari tidak selamanya baik. Menurut laporan American Orthopedic Society for Sports Medicine (AOSSM), berlari menanjak khususnya, dapat memberikan tekanan tambahan pada lutut dan pergelangan kaki.

“Ada setidaknya peningkatan empat kali lipat yang dibebenkan pada lutut (dengan berlari menanjak), dan ini dapat menyebabkan kerusakan dini tulang rawan, juga dikenal sebagai arthritis,” kata Moshe Lewis, kepala pengobatan fisik dan rehabilitasi di California Pacific Medical Center, Kampus St Lukas.

Jika anda sedang memulai sebuah program lari, AOSSM untuk menghindari jalan tanjakan, bahkan seorang pelari berpengalamanpun berhati-hati terhadap tanjakan yang curam. Disarankan memilih permukaan yang datar dan halus saat berlari, ujar AOSSM.

3. Mendengarkan musik dengan suara keras

Ya, mendengarkan lagu favorit Anda dengan suara keras memang menyenangkan, tetapi jika Anda terus melakukannya, Anda mungkin tidak bisa menikmati lagu-lagu favorit anda dalam beberapa tahun berikutnya.

Itu karena suara keras dapat menempatkan Anda pada risiko gangguan pendengaran dini, dengan suara keras lebih dari 85 desibel dapat menyebabkan kerugian permanen, American Speech-Language-Hearing Association melaporkan.

Sebuah hair dryer adalah 80 sampai 90 desibel, kereta bawah tanah adalah 90 desibel, dan output maksimum beberapa MP3 player adalah 110 desibel, ujar ASHA. Bahkan, MP3 player menimbulkan bahaya serius bagi remaja, menurut penelitian terbaru dari Tel Aviv University.

Untuk menikmati musik selama bertahun-tahun yang akan datang, mendengarkan MP3 player dengan volume setengah dan tidak terlalu keras sangatlah disarankan. Jangan biarkan diri Anda untuk mendengarkan suara keras untuk waktu yang lama.

4. Postur tubuh yang buruk saat menggunakan peralatan teknologi

Ketika anda menunduk ke bawah saat menggunakan laptop atau smartphone, tubuh anda akan menderita, dan leher menjadi tegang. Tempatkan peralatan elektronik tersebut lebih tinggi seperti diatas meja sehingga sejajar dengan postur tubuh yang tepat.

Hal ini menghindari tubuh anda dari posisi membungkuk secara permanen. Juga, duduklah secara tegak dan istirahatlah setiap 10 menit, ujar peneliti Harvard School of Public Health.

5. Tidak menjaga keseimbangan tubuh

Di usia tua, biasanya akan kehilangan keseimbangan yang bisa mengakibatkan jatuh hingga patah tulang. Menurut penelitian di Amerika, lebih dari 1,6 juta orang tua berakhir di UGD karena terjatuh terkait cedera. Maka dari itu, di usia yang masih produktif, cobalah olahraga yang membutuhkan kelincahan seperti tenis, ujar Lorraine Maita, seorang internis asal New Jersey.

6. Tidak Mengenakan kacamata hitam

Anda harus melindungi mata anda dari radiasi sinar UV. Menghabiskan berjam-jam terkena sinar UV tanpa perlindungan yang memadai, dapat meningkatkan resiko katarak hingga kanker kulit di sekitar kelopak mata, seperti yang dilaporkan Environmental Protection Agency.

Jika anda berada di sekitar air, pasir, maupun salju, ketahui bahwa unsur-unsur tersebut dapat memantulkan sinar UV yang dapat memperkuat intensitasnya untuk mencapai mata dan kulit. Cara mengatasinya adalah dengan menggunakan kacamata hitam saat di lokasi-lokasi terbuka seperti pantai misalnya…

Source : health.usnews.com

 

Tanggal Publikasi March 25, 2012
Label